Rabu, 26 November 2014 23:03 WIB

LAST UPDATE

Tematis

Rabu, 01 Mei 2013 09:48 WIB

Sok Depan Racing Untuk Bebek, Belum Dilirik!


Saat ini tim balap berlomba-lomba menebus sok belakang dengan harga menggila. Untuk motor yang bertarung di kejurnas MotoPrix kelas MP1 dan MP2, rata-rata menggunakan sok seharga di atas Rp 10 juta. Lucunya, pada ajrutan depan justru menggunakan part standar saja. Aneh juga.

Padahal, sok depan fungsinya tak kalah penting! Beberapa literatur teknik, justru menulis sok depan lebih besar fungsinya dibanding sok belakang. Sejarah mencatat bahwa sok depan lebih dulu muncul dibanding sok belakang.

Coba intip motor-motor klasik. Sok depan selalu ada. Sedangkan sok belakang, belum tentu ada dan baru muncul kemudian.

Setidaknya, ada dua fungsi utama sok yang umumnya bermodel teleskopik ini. Pertama, kenyamanan.

Karena di dalam teleskopik terdapat pegas dan oli. Per akan menahan getaran dari roda akibat jalan yang rusak. Sedangkan oli, mencegah getaran diteruskan ke setang.

Fungsi kedua sebagai kestabilan saat berkendara. Karena konstruksi sok depan berhubungan langsung dengan setang dan roda.

Di sistem kemudi ini kan ada istilah sudut rake, caster, trail dan offset. Semua ini berpengaruh terhadapat gaya berkendara.

Sayangnya belum ada produsen part racing yang lihat ini sebagai peluang bisnis. Makanya, sampai saat ini, produsen sok belum ada yang keluarkan sok racing di haluan bagi motor balap jenis bebek.

“Saat ini hanya oli sok racing saja. Makanya, mekanik hanya berkutat dengan penggantian olinya. Jadi, kita hanya bermain volume saja,” tegas Haris Sakti Wibowo alias Mlethies, mekanik tim Yamaha Yamalube KYT FDR Trijaya. (motor.otomotifnet.com)


Penulis : Ipunk | Foto : DOK. MOTORPLUS

Kategori Tematis Lainnya

Berita Tematis Sokbreker Sepeda Motor Lainnya

MOTORtv

JW Player goes here

Ducati Rilis Tiga Moge Baru di IIMS 2014

VIDEO LAIN

MOTORtv

Top