Kamis, 18 September 2014 13:39 WIB

LAST UPDATE

Tips

Senin, 22 April 2013 16:04 WIB

Nih, Penyebab Mesin Jebol Akibat Lalai Bersihkan Saringan Oli


Bagi para pemilik motor bermesin 4-tak yang sering bermasalah dengan pelumasan di kepala silinder atau di poros engkol, patut mewaspadai kondisi saringan oli. Karena fungsi dari saringan oli ini untuk menyaring oli yang akan dialirkan ke komponen yang ada di bagian head silinder.

Jika saringan oli tersebut sudah mengalami penyumbatan, maka akan berakibat berkurangnya debit oli yang dialirkan. Jadi, pelumasan pasti tidak akan maksimal.

Untuk itu pemeriksaan dan perawatan pada komponen ini, tidak boleh diabaikan. “Pada motor 4-Tak yang menggunakan sistem pelumasan tipe basah atau wet sum type pelumas didistribusikan oleh sebuah pompa oli ke komponen-komponen yang bergerak,” buka Galang dari Galang Motor.

Sebelum oli dipompakan ke komponen mesin seperti noken as dan juga poros engkol, oli tersebut disaring terlebih dahulu. Sehingga kotoran tidak ikut terbawa. Nah, kondisi saringan juga menentukan kualitas oli yang dialirkan. Jika saringan sudah penuh dengan kotoran, maka oli yang dialirkan pun tidak akan bisa maksimal.

Bahayanya, friksi yang terjadi antar komponen menjadi lebih tinggi. Selain suhu mesin menjadi lebih panas, efek terparahnya bisa bikin mesin jebol.

“Perlu kita ketahui juga, pada sepeda motor dengan pelumasan tipe basah terdapat dua buah saringan. Saringan kasa dan saringan rotor oli. Dua saringan ini membutuhkan perlakukan yang berbeda saat kita lakukan pembersihan,” terang Galang yang pemilik bengkel beralamatkan di Jl. Solo-Semarang Km. 7, Semarang, Jawa Tengah.

Untuk saringan oli model kasa, biasanya terletak di bawah mesin. Untuk di motor tipe bebek, kudu membuka bak kopling alias bak oli lebih dulu. Setelah terbuka, bersihkan dengan cara menyemprot saringan itu dengan udara bertekanan atau angin kompresor.

Sedangkan untuk rotor, di pacuan bebek terletak di kopling sentrifugal alias kopling ganda. Membersihkan tipe rotor, cukup mengelapnya dengan kain bersih. Jangan menggunakan udara bertekanan, tujuannya agar debu dan kotoran yang menempel tidak masuk ke dalam lubang saluran yang menuju ke poros engkol.

Selain dua tipe yang sudah disebut di atas, ada juga filter oli yang biasanya digunakan di motor tipe sport. Bentuknya bulat dan juga mengaplikasi bahan kertas untuk menangkap kotoran.

Mantapnya, tak hanya bagian dalam saja yang bisa menangkap kotoran. Tetapi kertas bagian luar juga bisa menahan kotoran semacam geram, hasil gesekan antar komponen besi agar tak terbawa lagi.

Sama seperti saringan tipe kasa dan rotor, filter oli kertas juga jangan dibiarkan kotor. Sebab, jika tersumbat kotoran, maka pelumasan jadi tidak lancar! (motorplus-online.com)

Penulis : Jack, Eka | Teks Editor : KR15 | Foto : Jack

Berita Terkait

MOTORtv

JW Player goes here

Modifikasi Yamaha R25 by Jiester MotoModification

VIDEO LAIN

MOTORtv

Top