Minggu, 21 Desember 2014 08:53 WIB

LAST UPDATE

Teknik

Rabu, 09 Januari 2013 15:38 WIB

Bursa Sokbreker Aftermarket, Harga Keempukan Motor


Penampilan motor bisa diubah seenak hati. Tapi, secara fungsi harus tetap diprioritaskan. Seperti pemakaian sokbreker belakang. Banyak beredar di pasaran sok aftermarket dengan tampilan menarik. Tentu bukan sekadar menarik, tapi unsur fungsional lebih menonjol pula.

Sok aftermarket dengan berbagai fitur seperti sistem kerja reboundnya yang bisa diseting kekerasan dan keempukannya. Ada juga sok aftermarket dengan kelebihan memiliki tabung atau gas. Perbedaan sokbreker oli dengan sok gas sebenarnya tak terlalu jauh. Sokbreker gas lebih keras dibanding sokbreker oli.

Tapi, kelebihannya sok gas lebih stabil di kecepatan tinggi dan jalan berkelok. Sedangkan untuk sokbreker oli mungkin lebih nyaman untuk kepentingan kendaraan yang sering membawa beban berat. Jadi, sok ini bisa dilakukan penggantian oli secara berkala jika terasa sudah tidak nyaman. Itu kalau bisa dibongkar-pasang.


YSS
Di pasaran, sokbreker YSS ini punya 4 tipe. Yaitu, Hybrid, Z series, Top Up dan G series yang bisa diaplikasi untuk bebek dan matik. Keunggulannya tipe hybrid bisa memadukan nitrogen dengan oli yang punya tujuan agar entakan baliknya lebih maksimal.

Sedangkan G series dilengkapi tabung nitrogen yang bisa menjaga daya pegasnya lebih stabil dan Z series tipe sok yang sudah dilengkapi nitrogen tapi tidak ada tabung. “Di pasaran kisaran Rp 350 ribu ~ Rp 1,2 juta,” bilang Sugi Hariyanto, owner Three Brother’s Racing di Jl. Kebon Jeruk 3, No. 36C, Jakarta Barat. Telp. (021) 6015-121.

Daytona

Sok milik Daytona bisa diaplikasi ke bebek, matik dan sport dengan 4 tipe yang diunggulkan. Di antaranya, A0050, A0155, A0047, dan A0470. “Keempat tipe itu, di pasaran ada dua jenis mendominasi yaitu tipe A0050 dan A0047” bilang  Go Alex Winata dari Daytona Gallery Harvin Motor di Jl. Kenjeran, No 532C, Surabaya.

Kedua sok itu punya keunggulan berbeda, A0050 ukuran tingginya bisa diatur dari 310 mm hingga 340 mm, sedangkan tipe A0047 dilengkapi dengan tabung yang akan membuat lebih stabil walau riding di jalan jelek. Harga antara Rp 1, 75 juta sampai Rp 2,750 juta.

Gazi
Sok ini mempunyai warna yang menarik. Soal tipenya juga cukup lengkap. “Tersedia untuk motor matik, bebek dan motor sport. Tapi, belum tersedia untuk semua merek motor,” buka Temmy dari Tem’s Motor.

Untuk sok belakang Gazi dengan tipe Lite harganya hanya Rp 300 ribu. Hyper EX atau tabung harganya 800 ribu. Untuk Honda PCX dengan harga Rp 900 ribu. Untuk Honda Vario 125 dan Yamaha Mio dibanderol Rp 1 juta.

Untuk Kawasaki KSR Rp 1,2 juta. "Untuk Ninja 250 dibanderol Rp 1,9 juta," sebut Temmy yang bisa dihubungi di nomor (021) 625-1399

IBike
Sok belakang upside down ini punya kelemahan. Yaitu jauh lebih keras dari sok standar. Makanya untuk urusan daya rebound, juga terasa kurang maksimal.

Penggemar aliran fashion sah saja aplikasi sok ini. Harga jualnya berkisar antara Rp 200 ribu sampai Rp 225 ribu. Dengan memasang peredam kejut model upside down di area belakang ini, sektor belakang jadi tampak unik. Dan dijamin bikin tampilan motor jadi jauh lebih berbeda lainnya. Warna tersedia dalam beberapa pilihan, ada red, chrome, gold, dan white.

RD Racing
Beda dengan sok bermerek RD Racing ini. Part aftermarket ini tersedia untuk sok depan dengan model yang juga sudah upside down. Bahan dibuat dari proses CNC yang lebih bagus dari sok merek lain. Sok ini khusus untuk bebek dan matik.

Detailnya juga lebih rapi dan tidak mengubah posisi kedudukan penguncinya. Jadi handling tetap stabil. Tersedia pilihan gold, silver, red, dan titanium. Bisa diaplikasi di Jupiter MX 135LC, Mio, Fino, Vario, BeAT dan Supra X 125. Siapkan Rp 300 ribu dan tancap gas ke F-16  di Jl. HOS Cokroaminoto, Ciledug Raya, No. 16 Tangerang. (motorplus-online.com)

Penulis : Ismet, Hanggi | Foto : Hanggi, Yudi

Berita Spare Part Lainnya

MOTORtv

JW Player goes here

Ducati Rilis Tiga Moge Baru di IIMS 2014

VIDEO LAIN

MOTORtv

Top