Selasa, 21 Oktober 2014 18:20 WIB

LAST UPDATE

Modifikasi

Jumat, 21 Desember 2012 14:43 WIB

Yamaha Jupiter Z, Juara Asia 2012 Pakai Kompresi 12,8


Juara Asia kelas underbone 115 cc tahun ini, dipegang Hadi Wijaya lagi. Pembalap tim Yamaha Yamalube R9 Nissin KYT Tunggal Jaya itu berhasil menggapai podium tertinggi Asia Road Race Championship (ARRC) bersama Yamaha Jupiter Z geberannya.

Hawadis selaku tuner tim, membuat seting berbeda buat terjun di balap Asia dan balap Nasional. “Dibuat berbeda karena memang regulasi bahan bakar berbeda. Jadi menyesuaikan saja,” sebut tunner berdarah Madura itu.

Buat terjun di tiap sirkuit ternama di Asia, Hadi hanya menggeber Jupiter yang memiliki rasio kompresi mesin 12,8 : 1. Sebab, bahan bakar yang dipakainya Petronas yang memiliki nilai oktan 95. Itu jelas beda dengan pacuannya kala bermain di kancah Nasional yang bisa sentuh rasio kompresi 14 : 1.

Demi menyesuaikan kompresi yang tidak terlalu tinggi itu, Hawadis membekali pacuan dengan seting pengapian CDI dari BRT-Bintang Racing Team. “Pakai tipe Superpole, saya mainkan yang di step 30,” bilang tunner ramah itu.

Biar menambah tajam letikan api sesuai kebutuhan, timing pengapian diseting tertinggi di 39º di 9.000 rpm. Sedang di rpm 14.500, dibikin jadi 33º. Dengan paduan kompresi rendah dan timing pengapian ini, mesin juga tidak cepat panas hingga bikin power drop.

Magnet sendiri, Hawadis mengandalkan milik Yamaha YZ125 beserta koil. Nah, ketika dipakai bermain di event ARRC yang kerap tawarkan lintasan panjang dan tikungan highspeed corner, pacuan tetap nyaman digeber.

Berbekal karburator Mikuni TM 24 Sudco, penyesuaian seting hanya bermain di main-jet atau pilot-jet. “Rata-rata, ukuran main-jet bermain di 150 dan pilot-jet 27,5. Memang belum tentu semua sirkuit pakai ukuran yang sama. Tetapi, kalau pun beda, hanya naik atau turun satu step saja,” tambah Hawadis lagi.

Sukses, bro!

DUA KALI JUARA ASIA

Hadi Wijaya jadi pembalap Indonesia yang sukses meraih dua kali gelar juara Asia di kelas Underbone 115 cc. Meskipun, dua gelar itu dicapainya dengan dua motor berbeda merek.

Pembalap kelahiran Singkawang, Kalimantan Barat itu meraih Juara Asia di 2010 bersama Kawasaki. Tetapi di 2012 ini, dirinya kembali naik ke singgasana Juara Asia dengan pacuan Yamaha.

“Sebenarnya, keduanya memiliki perbedaan yang cukup siginifikan. Baik itu Kawasaki atau Yamaha. Tetapi keduanya merupakan motor yang kompetitif untuk di balap. Di balap Asia atau juga balap Nasional,” ungkap Hadi yang punya hobi memancing ini. (motorplus-online.com)

Data Pembalap
Nama lengkap: Hadi Wijaya
Nama panggilan: Hadi
Tempat lahir: Singkawang
Tanggal lahir: 19 Agustus 1979
Hobi: Mancing
Pertama balap: 1998
Balap nasional: 2004
Prestasi balap   
2008 – Runner Up IP
2010 - Juara Asia Underbone 115 cc
2011 – Runner Up Asia Underbone 115 cc
2012 – Juara Asia Underbone 115 cc

Penulis : Eka | Teks Editor : KR15 | Foto : David

Berita Terkait

MOTORtv

JW Player goes here

Ducati Rilis Tiga Moge Baru di IIMS 2014

VIDEO LAIN

MOTORtv

Top